Category: Moto GP

Luigi Mazzola, mekanik dari Ferrari, menyebutkan bahwa Michael Schumacher sempat dibuat kagum dengan performa dari Valentino Rossi di balik kemudinya dengan mengendarai mobil Formula 1 (F1) beberapa tahun yang lalu.  Mazzola menyebutkan bahwa dirinya tidak ingat benar berapa banyak tes resmi yang mana dilakukan Rossi bersama dengan Ferrari. Akan tetapi dirinya menyebutkan bahwa Rossi setidaknya menjalani kurang lebih 7 kali tes bersama dengan Ferrari.

Kagum dengan Rossi

“Untuk tes yang pertama kalinya, Rossi melaju di lintasan dan akhirnya menyelesaikan 10 lap. Pada akhirnya ia mencatat waktu yang amat sangat luar biasa. Saya ingat Michael Schumacher pada saat itu bersama dengan saya. Dan waktu itu ia terlihat terkejut dan hampir seperti tidak percaya,” ujarnya dilansir dari CNN Indonesia.

Rossi sendiri memang aktif mengutarakan ide untuk bisa menjajal pertarungan Dewa Poker yang ada di balapan F1 pada periode 2005 sampai dengan 2009, ketika dirinya masih sangat berjaya di MotoGP. Akan tetapi alhirnya ide tersebut harus dibatalkan oleh Rossi karena adanya risiko yang ada di dalam keputusan tersebut.

“Sungguh pengalaman yang amat sangat luar biasa dan saya dapat melihat potensi yang mungkin saja muncul,” imbuhnya.

“Namun jujur saja, saya tidak memiliki keberanian untuk meninggalkan balapan motor karena saya tahu saya masih mempunyai musim-musim bagus pada masa depan. Tentu saja keputusan tersebut juga masih sangat berisiko,” tutur Rossi pada saat itu.

Puji Rossi Juga

Delapan tahun sudah berlalu sejak terakhir kalinya pembalap Valentino Rossi yang datang dari Tim Movistar Yamaha mencoba untuk mengendarai mobil balap F1. Dan seperti yang telah diletahui bersama bahwa pembalap handal dengan julukan The Doctor tersebut juga beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk bisa menjajal mobil balap F1 yang dimiliki oleh Ferrari tersebut.

Tidak hanya datang dan sekedar menjajal saja, Rossi bahkan mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang pembalap dengan mobil F1. Dan tak ayal apa yang ia lakukan tersebut mendapatkan pujian dari berbagai pihak termasuk dari Mazzola juga. Kalau ia sudah mengatakan bahwa Schumacher telah dibuat Rossi kagum, tak lain juga dengan dirinya yang mengaku dibuat kagum dengan performa Rossi.

Rossi pasalnya mendapatkan kesempatan pertama kali menjajal mobil balapan F1 Ferrari itu pada tahun 2004. Ketika itu ia bahkan beradu cepat dengan Michael Schumacher, pembalap kenamaan Ferarri. Meskipun di dalam uji coba dan pertarungan tersebut The Doctor belum bisa mengalahkan Schumacher, perlu dicatat bahwasanya Rossi hanya terpaut 1 detik saja dari Schumacher yang mana merupakan juara dunia F1.

Bahkan sebelum melakukan sebuah pertandingan adu balap tersebut dilangsungkan, The Doctor telah menunjukkan tajinya dengan mobil F1 karena mencatatkan waktu yang mana bisa dibilang sangat cepat ketika melakukan pemanasan pengujian mengitari lintasan yakni sebanyak 10 kali. Mazzola pun menerangkan bahwasanya waktu itu dirinya dengan Schumacher sangat kagum dengan performa dari Rossi. Bahkan Luca yang ada di Montezemolo, Kepala Ferrari pada saat itu secara terang-terangan menginginkan Rossi bergabung juga dengan timnya dan ia berharap Rossi bisa mengikuti pertarungan yang ada di ajang F1.

Saat itu Rossi merasa amat sangat gembira karena ia bisa mengemudikan mobil balap F1. Terlebih lagi mengemudikan mobil F1 itu menjadi pengalaman yang amat sangat luar biasa baginya. Dan ia juga mengaku hal itu sangat menyenangkan bisa mengikuti jejak Schumacher.

Marc Marquez disebut-sebut dapat meraih kemenangan dengan motor apa saja dan juag di MotoGP 2018 pun dirinya bakal menjadi nama togel online yang paling bisa diandalkan. Namun, ini kata siapa?

Tidak Ada Kendala dengan Motor Apapun

Pada musim yang lalu, Marquez pasalnya sudah berhasil menambah koleksi gelar juara dunia miliknya. Rider dari Repsol Honda tersebut saat ini memiliki 4 titel MotoGP dan masing-masing dari itu, satu titel ada di Moto2 dan 125cc.

Dalam 5 musim partisipasinya pada kelas primer, Rider dari Spanyol yang berumur 24 tahun tersebut bahkan hanya 1 musim saja tidak bisa menjadi juara dunia yakni pada tahun 2015. Itu juga Marquez tetap hadir juga menjadi penantang dengan finis pada posisi ketiga klasemen terakhir.

Manajer Balap Aprilia Racing Team yakni Gresini Romano Albesiano memberikan pujian yang besar untuk Marquez yang mana sejauh ini di motoGP hanya menunggangi motor Honda saja. Menurut dirinya, Marquez bakal bisa menang dengan motor apa pun. “Menurut saya, Marc mungin bakal bisa meraih kemenangan dengan motor apa saja. Namun itu Cuma dugaan, ya,” ungkap Albesiano dikutip dari Detik.com. “Seorang pembalap tetap bisa menangani motor yang seperti apa pun. Sebuah nama yang pastinya bisa kalian andalakan di tahun 2018? Saya baru saja menyebutkan namanya!” tukasnya.

Bisa Taklukkan Semua Motor

Albesiano tetap yakin bahwa Marquez bisa menaklukkan semua jenis motor yang ada di MotoGP baik itu Repsol Honda atau merk yang lainnya. Ia juga menyebutkan bahwa Marquez menjadi salah satu pembalap yang berbahaya pada musim 2018.

Ia merasa sangat optimis dengan usaha Marquez yang bisa meraih kemenangan dengan motor apa pun. Ia juga percaya sekali bahwa di balapan MotoGP di musim 2018 nantinya Marquez lah yang paling bisa diandalkan.

Balapan MotoGP 2017 yang lalu, pembalap yang dijuluki dengan Baby Alien ini sudah sangat sukses menambah koleksi gelar juaranya. Pembalap Repsol Honda ini juga telah mempunyai empat titel MotoGP dan masing-masingnya di satu titel pada 125cc dan Moto2 seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

Sejak Baby Alien ini bergabung dengan kelas MotoGP, pembalap ini tak pernah tampil mengecewakan. Bahkan seperti yang sudah disebutkan, hanya sekali saja ia kalah yakni pada tahun 2015. Marquez dikatakan masih bakal menjadi salah satu penantang serius dan juga berbahaya di musim 2018 nanti. Oleh karena itu lah Albesiano tidak segan memberikan dirinya pujian yang besar dan juga harapan yang besar bagi pemain itu. memakai motor saja selain Honda, nampaknya Marquez masih bisa memenangkan segala pertandingan.

Tidak hanya Albesiano saja, bahkan Lorenzo juga mengagumi Marquez dengan daya tubuhnya. Selama gelaran Marquez pasalnya mengalami kurang lebih sampai 27 insiden namun masih saja bisa keluar menjadi juara. Ia mengaku sangat heran dengan daya tahan tubuh Marquez. Menurut dirinya Marquez tidak pernah dibekap cedera yang serius walaupun ia kerap kali mengalami sejumlah insiden parah yang terjadi di lintasan balap.

“Marquez memang benar-benar unik. Ia memiliki gaya balap yang mana amat sangat agresif namun tak takut terjatuh. Bahkan Marquez pun tak pernah mengalami cedera yang serius dalam beberapa waktu terakhir,” tukas Lorenzo saat ditemui.

Nampaknya memang benar bahwa Marquez masih akan menjadi salah satu penantang paling berbahaya di musim 2018 karena dua faktor itu.