Find Free Music

Ulasan Film Dan Verita Viral Masa Kini

Browsing Category: FILM

BERITA SELEBRITY, FILM

Film Baru Lulu Tobing Menguras Emosi dan Tenaga

Bagi para pecinta perfilman Indonesia, sebuah film baru berjudul Yang Tak Tergantikan akan segera bisa ditonton dan dinikmati. Pemeran utamanya adalah aktris cantik bernama Lulu Tobing, yang tentunya sudah banyak dikenal.

 

Karir Lulu menanjak drastis semenjak dia kembali membintangi film layar lebar berjudul Dua Garis Biru di tahun 2019 lalu. Sang perempuan asli Batak ini mendapatkan peran seorang ibu tunggal. Dia juga berharap bisa mendapatkan pengalaman dan makna khusus dengan peran tersebut.

 

Film ini merupakan karya Herwin Novianto dan tayang 15 Januari 2021 di platform Hotstar + Disney. Sang tokoh utama bernama Aryati, yang merupakan seorang wanita single parent dan membesarkan ketiga anaknya ditengah kerasnya dunia.

 

Lulu Tobing sebenarnya sudah mendapatkan ketenaran semenjak menjadi bintang sinetron berjudul Tersanjung. Dia mengatakan bahwa motivasi utamanya mengambil peran tersebut adalah karena terkesan dengan pesan moral yang disampaikan di film terkait.

 

Tanggapan Lulu Tobing

Menurutnya, karir sebagai aktris merupakan kesempatan untuk memberikan karya-karya yang bisa bermafaat bagi orang lain terutama para penonton. Dia menambahkan bahwa terlibat di produksi film membutuhkan lebih dari sekedar kemampuan akting.

 

Dengan peran baru sebagai seorang ibu tunggal, Lulu menyadari betapa beratnya perjuangan di posisi tersebut. Aryati, selaku tokoh utama, digambarkan sebagai seorang wanita yang tegar ketika harus membesarkan anak-anaknya di tengah bermacam masalah kehidupan.

 

Lulu mengatakan bahwa salah satu hambatan berat untuk tugas barunya ini adalah karena dilakukan di tengah pandemi. Selain itu, dia juga belum punya pengalaman menjadi seorang ibu.

 

Alih-alih ragu, dia mencari cara supaya aktingnya bisa meyakinkan di depan kamera meskipun tanpa bekal pengalaman sama sekali sebagai seorang mother.

 

Salah satu metode yang digunakan Lulu Tobing untuk mendalami peran tersebut adalah dengan menonton film korea yang memiliki kemiripan situasi dengan apa yang akan diperankan nanti. Selain itu, dia juga mencermati dan belajar dari ibunya sendiri.

 

Persiapan Lulu Tobing Untuk Perannya

Menurutnya, sosok ibunya adalah contoh atau sarana yang tepat untuk belajar. Dia mengingat kembali tentang bagaimana sang ibu mengatasi masalah anak-anak selama ini.

 

Sebenarnya memerankan seorang ibu bukanlah hal baru baginya. Meski demikian, dia tetap mendapatkan tantangan dan kesulitan ketika proses syuting berlangsung.

 

Salah satu contohnya adlaah ketika dia harus berakting menangis sambil marah-marah. Pada saat syuting adegan tersebut, kru menggunakan teknis khusus supaya menghasilkan gambar yang dinamis.

 

Lulu berujar bahwa adegan tersebut adalah yang paling berat, karena memang harus diambil dalam satu shot saja. Ini juga karena juru kamera melakukan teknik hand-held yang cukup merepotkan jika harus dilakukan secara berulang-ulang.

 

Lulu Tobing Sebagai Aryati

Sang aktris kelahiran tahun 1977 dan asal Cilacap ini berusaha sebisa mungkin mengadaptasi karakter Aryati. Menurutnya, peran yang dia ambil ini amat menguras emosi.

 

Dia sendiri mengaku seorang yang sensitif. Menurutnya, peran yang dia ambil ini telah membuatnya bisa benar-benar merasakan apa yang dialami Aryati. Meskipun Lulu di film Dua Garis Biru juga berperan sebagai seorang ibu, di film kali ini ternyata lebih emosional.

 

Selain itu, dia harus berhati-hati dan lebih menjaga diri ketika melakukan syuting. Ini karena proses www.s7slot.com dibuat masing di tengah situasi pandemi. Meskipun sudah diterapkan protokol kesehatan, wanita cantik ini merasa masih harus waspada.

 

Wajar saja bila kru menjulukinya sebagai seorang yang hobi semprot-semprot. Dia bahkan membawa tas khusus yang berisi bermacam produk sanitizer.

 

Lalu, bagaimana pendapat sang produser? Herwin sendiri mengaku cukup puas dengan kinerja Lulu Tobing.

BOX OFFICE, FILM, HOLLYWOOD, MARVEL

Arti Keluarga dalam Trailer Terbaru Black Widow

Marvel Entertainment pasalnya baru saja merilis terbaru untuk film solo Black Widow, Black Widow. Trailer itu pertama kali tayang di Super Bowl ke-54 pada hari Minggu (2/2) waktu setempat. Video dengan durasi 30 detik itu dibuka oleh Natasha Romanoff (Scarlet Johansson) yang datang dengan balutan kostum Black Widow di tengah peperangan.

Adegan demi adegan kemudian berganti dengan sangat cepat, dan menampilkan juga Florence Pugh yang berperan sebagai Yelena Belova, kemudian ada juga Rachel Weisz sebagai Melina Vostokoff dan David Harbour sebagai Alexei Shostakov atau yang dikenal sebagai Red Guardian. “Kau tak tahu segalanya tentang aku,” kata Natasha Romanoff sebagai narasinya.

Arti Keluarga di Black Widow

“The Avengers bukan keluarga pertama saya,” ungkapnya di adegan lainnya.

“Di titik tertentu, kita semua harus memilih antara menuruti keinginan dunia tentang kamu dan siapa dirimu sendiri,” ucapnya sebagai narasi penutup trailer tersebut.

Marvel Entertainment pun terlihat berusaha untuk membuka sisi lain dari Natasha Romanoff dalam trailer terbaru Black Widow ini. Kata ‘family’ yang artinya keluarga, seolah memegang kunci penting. Sampai dengan saat ini belum terungkap siapa yang bakal memerankan musuh Black Widow, yaitu Taskamasker. Namun mengutip dari CNN Indonesia, diketahui aktor O-T Fagbenlem dan William Hurt akan bergabung dalam proyek yang mana disutradarai oleh Cate Shortland itu.

Black Widow sendiri pertama kalinya muncul dalam film Iron Man (2010), kemudian ia beruntun tampil di The Avengers, Captain America: The Winter Soldier, Avengers: Age of Ultron, Captain America: Civil War, Avengers: Infinity War, dan ia diceritakan tewas dalam film terakhir Avengers, Avengers: Endgame.

Marvel Akan Rilis Seri Komik Black Widow Baru

Marvel Entertainment juga akan merilis seri komik Black Widow baru menjelang perilisan film yang dibintangi oleh Scarlett Johansson itu. Dilaporkan dari CNN Indonesia, komik ini rencananya akan rilis sebulan lebih awal dari film yang akan tayang Mei 2020 ini. Komik itu ditulis oleh Kelly Thompson. Illustratornya sendiri adalah Elena Casagrande.

Isi komiknya akan melihat berbagai musuh Black Widow yang mana kembali mengancam mantan mata-mata siper dengan sesuatu yang diklaim “bahkan lebih kuat dari kematian totobet.” Garis cerita ini dirasa bakal lebih masuk akal mengingat Natasha Romanoff sudah tewas terbunuh dalam kisah Secret Empire 2017 yang mana setahun kemudian di miniserinya Tales of Suspense.

Sejak kebangkitan itu, kemudian karakter iytu hadir dalam 2 miniseri yang terpisah dan keduanya lalu diterbitkan tahun lalu yaitu: Black Widow dan Web of Black Widow. Kedua miniseri itu sekaligus jadi yang terakhir dari seri sejarah kisah awal Natasha sebagai mata-mata.

Seri komik teranyar ini bakal jadi kali pertamanya karakter itu membintangi seri terbuka sejak tahun 2016. Proyek terbaru ini pasalnya juga bakal jadi seri buku komik keempat dengan judul Black Widow dalam 10 tahun terakhir.

“Natasha telah bertarung dengan begitu banyak penjahat selama bertahun-tahun lamanya, namun ia tidak pernah memiliki penjahat yang pasti dalam hidupnya. Namun sekarang kita membawa masa lalunya kembali untuk menghantuinya, untuk berbicara dengan Red Guardian,” ujar CB Cebulski yang bertindak sebagai pimpinan Marvel Entertainment.

“Apa yang dilakukan Kelly Thompson, menyatukan semua elemen menakjubkan dari masa lalu Black Widow untuk membawanya di masa depan, menjadikannya komik yang mesti dibaca di tahun 2020.”

Film Black Widow sendiri rencananya akan tayang di Amerika Serikat pada tanggal 1 Mei 2020.

BIOSKOP, BOX MOVIE, BOX OFFICE, FILM, HOLLYWOOD, TRAILER

Sudah Nonton Star Wars: The Rise of Skywalker? Ini Dia Ulasannya

Bagi anda yang sudah menonton Star Wars: The Rise of Skywalkerdi bioskop-bioskop kesayangan anda, sebaiknya anda ikut membaca review atau ulasannya di bawah ini. Siapa tahu, apa yang anda rasanya sama dengan apa yang ditulis di bawah ini. Namun kalau anda belum menontonnya, siapkan lah diri anda karena akan ada spoiler di bawah ini.

Star Wars: The Rise of SkywalkerMiliki Cerita yang Terkesan dipaksakan

sejak awal film, bisa dikatakan gaya bercerita film Star Wars: The Rise of Skywalkerini sangat berbeda dengan dua trilogy yang sebelumnya. Kemungkinan ini disebabkan karena pengaruh dari Lucasfilm yang mana sudah diakusisi oleh The Walt Disney Company.

Cerita film Star Wars yang sedianya sangat rumit di dalam trilogy ketiganya ini dibuat menjadi lebih sederhana. Tidak Cuma itu, dalam film ini, anda juga akan menemukan banyak unsur komedi. Tak Cuma itu, cerita trilogy ketiga dari Star Wards ini kok rasanya jadi agak dipaksakan.

Kedua hal itu lah yang sudah terasa sebenarnya dari film Star Wars: The Force Awakens (2015). Akan tetapi film itu masih bisa ditoleransi karena cerita yang terkesan dipaksakan masih Cuma sedikit saja. Begitu juga dengan film Star Wars: The Last Jedi (2017).

Namun kabar terburuknya adalah Star Wars: The Rise of Skywalker(2019) ini sudah tak bisa lagi ditoleransi. Kurang lebih ada 80% cerita yang sangat memaksakan dan terkesan sangat dibuat-buat.bisa dikatakan cerita yang dibuat-buat namun tak bisa menyatu dengan cerita filmnya itu seperti tempelan yang tak bisa menyatu dengan semesta Star Wars. Seakan film ini hanya dibuat untuk meraup untung saja.

Cerita yang paling terasa seperti dipaksakan adalah tentang asal-usul Rey yang diperankan oleh Daisy Ridley. Di dalam film ini, tibaa-tiba saja dijelaskan bahwa orang tua Rey ini adalah anak dari Emperor Palpatine, sith yang amat sangat kuat dan jahat. Dengan demikian, otomatis Rey adalah cucu Palpatine.

Karakter Palpatine sendiri pasalnya sudah muncul di dalam 2 trilogy Star Wars sebelumnya. Dirinya diceritakan mati dalam Star Wars: A New Hope (1977) setelah dibunuh Dart Vader. Lalu seketika di dalam film ini ia bangkit lagi dari kematian. Bagaimana tidak terkesan dipaksakan? Palpatine tak perlu dihidupkan kemba,I untuk bisa memberitahu bahwa ia adalah kakek Rey.

Penulis naskah Star Wars: The Rise of Skywalkerini, Chris Terrio dan J.J Abrams, dapat saja menceritakan hal tersebut dengan cara yang jauh lebih elegan dan masuk akal. Bukan Cuma dengan cara instan dan juga murahan seperti ini.

Banyak dialog yang Tak Penting

Film ini kemudian makin membuat kesal saat di pengantar cerita di awal film Star Wars, secara tak langsung menyebutkan bahwa Palpatine hidup lagi. Dengan membaca pengantar tersebut, akhir cerita Star Wars: The Rise of Skywalkerini sudah bisa diprediksi.

Dalam Star Wars: The Rise of Skywalkerjuga banyak dialog yang tak penting. Satu contoh kecilnya saja, saat Finn (John Boyega) tengah berbicara dengan salah satu karakter yang mana membantunya menolong Rey. Mereka berdua membahas masa lalu saat masih mengabdikan diri pada First Order.

Tampaknya dialog itu dibauat supaya mereka terlihat heroic saat perang bersama untuk melawan First Order. Akan tetapi akhirnya perannya dalam peran juga tidak sebegitunya heroic.

BOX MOVIE, BOX OFFICE, FILM, HOLLYWOOD, TRAILER

Rekomendasi Film Pekan Ini

Selain sibuk merayakan momen Natal, anda juga bisa datang ke bioskop dengan keluarga atau teman-teman anda untuk menyaksikan beberapa film seru dan menarik. Sejumlah film local dan juga Hollywood sudah siap menemani akhir pekan anda di minggu keempat Desember 2019 ini. Salah satunya adalah Star Wars: The Rise of Skywalker yang jadi akhir saganya sejak tahun 1977 silam.

Sedangkan dua film local yang sedang naik di layar lebar adalah film aktor Reza Rahadian Imperfect dan juga Habibie dan Ainun 3. Berikut ini beberapa rekomendasi film yang bisa mengisi akhir pekan anda atau liburan anda dengan teman-teman dan keluarga.

Star Wars: The Rise of Skywalker

Secara garis besar, film ini masih melanjutkan cerita dalam film sebelumnya, Star Wars: The Last Jedi (2017). Resistance masih berperang dengan First Order namun kondisinya dari Resistance sekarang kali ini sangat amat rentan pasca markas mereka hancur. Sekarang First Order dipimpin oleh Kylo Ren (Adam Driver) setelah ia membunuh Supreme Leader Snoke (Andy Serkis). Dirinya sangat berambisi membuat First Order jadi sangat kuat sehingga bernasfu menyerang Resistance. Film dengan rating REMAJA ini bisa anda saksikan di seluruh jaringan bioskop Indonesia.

Knives Out

Film Knives Out ini juga jadi film misteri pembunuhan terbaru yang sangat popular akhir-akhir ini. Film yang dibintangi oleh Chris Evans dan Daniel Craig ini bermula saat penulis novel kaya raya, Harlan Thrombey, mengundang seluruh anggota keluarganya untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-85. Namun di pagi harinya, ia malah ditemukan tewas. Kemudian seorang detektif datang untuk melalukan investigasi. Ia menganggap bahwa seluruh anggota keluarga sang penulis novel memiliki alasan yang sama untuk membunuh Harlan yaitu kekayaan. Anda bisa menyaksikan film dengan rating DEWASA ini di bioskop XXI dan Cinepolis.

Habibie dan Ainun 3

Film yang masih dibintangi oleh Reza Rahadia ini kembali dengan sosok Ainun remaja yang diperankan oleh Maudy Ayunda. Ainun dalam film ini diceritakan masih menjadi siswi dan ia menjadi pujaan siswa sekolahnya termasuk juga Habibie. Ainun dan Habibie mulai dekat lewat tali pertemanan. Pesona Ainun membuat dirinya tetap menjadi idola saat menjadi mahasiswi kedokteran. Kemudian ia menarik perhatian Ahmad, seorang siswa tampan yang berasal dari keluarga yang terpandang. Film Habibie dan Ainun 3 ini masih menggandeng Reza Rahadian sebagai Habibie, kemudian Maudy Ayunda sebagai Ainun dan Jefri Nichol. Anda bisa menyaksikan film kategori REMAJA ini di seluruh jaringan bioskop Indonesia.

Imperfect

Film ini bercerita tentang kehidupan Rara yang lahir dengan gen gemuk dan berkulit sawo matang. Hal itu lah yang emmbuat dirinya mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari lingkungan sekitarnya. Akan tetapi Rara memiliki kekasah yang amat mencintainya. Sampai suatu hari bosnya mengharuskannya mengubah penampilannya demi jabatan barunya di kantor. Anda bisa menyaksikan film kategori REMAJA yang dibintangi Reza Rahadian, Jessica Mila dan Dion Wiyoko ini di seluruh jaringan bioskop.

Last Christmas Terakhir, ada film Last Christmas yang menjadi salah satu film romansa komedi bernuansa Natal menjelang akhir tahun ini. Film yang mana dibintangi oleh Emilia Clarke dan Henry Golding ini bercerita tentang perubahan jalan hidup Kate, pekerja di toko Natal yang sebenarnya ingin jadi penyanyi. Anda bisa menyaksikan film kategori REMAJA ini di seluruh jaringan bioskop Indonesia.