Find Free Music

Ulasan Film Dan Verita Viral Masa Kini

Monthly Archives: February 2020

NOVEL BASWEDAN

Sepuluh Adegan diperagakan untuk Rekontruksi Kasus Novel

Polda Metro Jaya akhirnya melakukan 10 adegan untuk menyelidiki ulang kasus Novel Baswedan. Proses ini masuk ke tahap rekontruksi kasus penyiraman air keras pada penyidik KPK itu tepatnya hari Jumat (7/2) pagi ini.

Rekontruksi Lakukan 10 Adegan

Rekontruksi yang mana berlangsung selama kurang lebih 3 jam tersebut di depan kediaman Novel yang lokasinya di Jalan Deposito Blok T Nomor 8, Kelapa Gading, Jakarta Utara. “10 adegan, dan ada beberapa adegan tambahan sesuai dengan pembahasan tadi di lapangan sesuai dengan rekan-rekan Jaksa Penuntut Umum,” ungkap Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Dedy Murti saat di lokasi.

Dedy juga mengakui bahwa rekonstruksi digelar dalam merangka memenuhi syarat administrasi, baik formal maupun materiil pada berkas perkara kasus itu. Sebelumnya, Kejati DKI Jakarta telah mengembalikan berkas-berkas perkara kasus mantan penyidik KPK itu ke kepolisian dengan alasan adanya ketidaklengkapan 2 unsur tersebut. “Supaya alat buktinya dan keterangan para saksi serta tersangka bisa kami uji di lapangan,” ungkap Dedy lagi.

Setelah rekonstruksi, menurutnya, pihaknya akan segera melengkapi berkas perkaranya dan kemudian kembali lagi menyerahkan ke pihak kejaksaan.

Ia juga menyampaikan bahwa rekonstruksi ini merupakan rekonstruksi yang terakhir yang akan dilakukan terkait dengan kasus penyiraman ini. Ia menyebutkan sesuai kesepakatan dengan pihak kejaksaan, rekonstruksi kali ini telah dianggap cukup. Sebelumnya, Polisi menahan 2 orang tersangka penyiraman Novel Baswedan. Kedua tersangka tersebut adalah anggota kepolisian dari kesatuan Brimob dengan nama Ronny Bugis dan Rahmat Kadir.

Keduanya sampai dengan saat ini masih berstatus polisi aktif. Polisi sendiri menyatakan bahwa kedua baru akan diputuskan sesudah vonis pengadilan.

baru Terungkap 2 Tahun Setelah Kasus

Penyiraman air keras yang dilakukan kepada Novel Baswedan ini terjadi pada tahun 2017 silam, tepatnya tanggal 11 April. Novel disiram dengan air keras saat ia hendak pulang ke rumahnya setelah sholat subuh di masjid yang lokasinya dekat rumahnya yang terletak di Kelapa Gading, Jakarta.

Sejak saat itu, polisi berusaha untuk mencari pelaku-pelakunya. Akan tetapi siapa pelakunya baru bisa ditangkap pada Desember 2019 lalu. Keduanya terancam akan dijerat dengan pasal 170 KUHP subside 351 ayat 2 KUHP soal perbuatan totobet tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan. Dan atas perbuatannya tersebut, mereka terancam dipidana paling lama 5 tahun 6 bulan.

Kendati dua tersangka sudah ditetapkan oleh polisi, tim advokasi Novel Baswedan sendiri diklaim menemukan dugaan sejumlah kejanggalan dalam pengungkapan 2 polisi aktif yang diduga menyerang penyidik KPK tersebut. Anggota tim kuasa hukum Novel, yaitu Alghiffari Aqsa mengungkapman bahwa pihaknya menerima SP2HP (Surat Perkembangan Hasil Penyidikan) yang tertanggal 23 Desember 2019 yang mana menyatakan bahwa pelaku belum diketahui.

Tak Cuma itu, ada perbedaan informasi juga di mana satu sisi menyebutkan kedua polisi itu menyerahkan diri, akan tetapi keterangan lain mengungkapkan mereka ditangkap. Alghif pun mengungkapkan bahwa tim advokasi merasa temuan dari polisi ini seolah-olah baru sama sekali. “Misalnya apakah orang yang menyerahkan diri mirip dengan sketsa-sketsa wajah yang pernah beberapa kali dikeluarkan oleh Polri. Polri harus menjelaskan keterkaitan antara sketsa wajah yang pernah dirilis dengan tersangka yang baru saja ditetapkan,” pungkasnya.

Berkas perkara keduanya pasalnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tanggal 16 Januari kemarin. Akan tetapi, Kejati kemudian mengembalikan berkas perkara itu pada tanggal 28 Januari dengan alasan kurangnya syarat formil dan materiil.

BIOSKOP, BOX MOVIE, BOX OFFICE, HOLLYWOOD

Blak-Blakan Soal Birds of Prey, Margot Robbie Jatuh Cinta Pada Harley Quinn

Margot Robbie akhirnya blak-blakan tentang karakter yang diperankannya dalam film solo Harley Quinn, Birds of Prey. Dalam film itu, ia tidak Cuma jadi pemeran utama juga, namun juga berpartisipasi dalam proses produksinya.

Curhat Blak-Blakan Margot Robbie

Alasan mengapa ia mau mengambil peran sebagai Harley Quinn sembari terlibat dalam proses produksinya adalah karena ia langsung jatuh hati setelah memerankan Harley Quinn untuk pertama kalinya dalam film Suicide Squad (2016). Menurut dirinya, banyak hal yang masih bisa dieksplorasi dari karakter Harley Quinn ini. “Dalam film ini (Birds of Prey) kalian akan melihat sisi Harley Quinn yang sangat amat berbeda,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

“Jauh lebih rentan yang membuatnya bertingkah tak menentu dan gila,” imbuhnya lagi.

Menurutnya, Harley Quinn juga akan menunjukkan cara saat ia harus bertanggung jawab untuk anak kecil dan juga banyak hal yang lainnya. Sehingga karakter itu akan sangat menyenangkan untuk disaksikan. Film Birds of Prey ini sendiri bakal diawali dengan rasa patah hati Harley Qiunn setelah berpisah dengan penjahat Gotham, Joker, atau yang disapa Mr. J. Harley Quinn yang mencoba pulih dari masalahnya.

Perjuangan dan juga kerentanan yang sama juga dirasakannya dengan empat wanita lainnya juga ditampilkan di sini. Sutradara film ini, Catchy Yan mengatakan bahwa ia ingin menunjukkan pemberdayaan dan kekuatan perempuan lewat film Birds of Prey ini. Dilansir dari CNN Indonesia, hal itu membawa sensasi baru bagi dunia DC Comics yang pada umumnya sekarang ini lebih banyak didominasi oleh pria.

Hal itu membuat Cathy Yan menjadi sutradara perempuan Asia pertama yang berhasil menyutradarai film DC atau superhero AS apa pun dengan tema yang mengangkat isu wanita seperti emansipasi dan pemberdayaan perempuan.

Margot Robbie sendiri mengatakan bahwa proses syuting nya juga terasa bereda saat set lebih didominasi pemeran perempuan. Ia bersama dengan aktris lainnya pun lebih cepat membuat ikatan yang dalam. Ikatan itu didapatkan lewat pelatihan fisik yang mereka lakukan bersama. Pelatihan yang dilakukan itu demi aksi ciamik yang mana tak kalah ganasnya dari film laga yang didominasi oleeh aktor laki-laki.

“Set lebih istimewa, itu unik karena tidak sering terjadi saat saya bekerja dengan begitu banyak aktris lainnya. Saya pikir kami memiliki pemahaman bawaan soal pengalaman wanita di industry ini ya,” tuturnya lagi.

Tak Butuh Joker di Birds of Prey

Ia juga memaparkan bahwa dalam film ini ia tidak membutuhkan sosok Joker pasca diceritakan putus dari kekasihnya itu. Menurutnya, sang mantan kekasih sengaja dibuat oleh sang sutradara absen dari Birds of Prey supaya tidak mengurangi cerita Harley Quinn sendiri. “Ia hanya akan sepenuhnya menjadi cerita tentang Harley dan Joker atau Joker harus dikeluarkan,” ungkapnya lagi.

“Saya sangat ingin melihat Harley memiliki girl gang dan sepertinya ada jurang besar di pasar untuk film aksi geng cewek-cewek,” imbuhnya beberappa waktu lalu.

Ia menambahkan, “Rasanya tidak ada yang mau melakukannya dan tak mengerti kenapa, terutama dalam komik.”

Girl gang yang disebutnya dalam Birds of Prey terdiri dari Huntress (Mary Elizabeth Winstead), Renee Montoya (Rosie Perez), Black Canary (Jurnee Smpllett-Bell) dan Cassandra Cain (Ella Jay Basco).

Birds of Prey sudah tayang perdana sejak Rabu (29/1) kemarin di London. Namun film ini serentak ditayangkan di seluruh dunia pada tanggal 1 Februari 2020. 

BOX OFFICE, FILM, HOLLYWOOD, MARVEL

Arti Keluarga dalam Trailer Terbaru Black Widow

Marvel Entertainment pasalnya baru saja merilis terbaru untuk film solo Black Widow, Black Widow. Trailer itu pertama kali tayang di Super Bowl ke-54 pada hari Minggu (2/2) waktu setempat. Video dengan durasi 30 detik itu dibuka oleh Natasha Romanoff (Scarlet Johansson) yang datang dengan balutan kostum Black Widow di tengah peperangan.

Adegan demi adegan kemudian berganti dengan sangat cepat, dan menampilkan juga Florence Pugh yang berperan sebagai Yelena Belova, kemudian ada juga Rachel Weisz sebagai Melina Vostokoff dan David Harbour sebagai Alexei Shostakov atau yang dikenal sebagai Red Guardian. “Kau tak tahu segalanya tentang aku,” kata Natasha Romanoff sebagai narasinya.

Arti Keluarga di Black Widow

“The Avengers bukan keluarga pertama saya,” ungkapnya di adegan lainnya.

“Di titik tertentu, kita semua harus memilih antara menuruti keinginan dunia tentang kamu dan siapa dirimu sendiri,” ucapnya sebagai narasi penutup trailer tersebut.

Marvel Entertainment pun terlihat berusaha untuk membuka sisi lain dari Natasha Romanoff dalam trailer terbaru Black Widow ini. Kata ‘family’ yang artinya keluarga, seolah memegang kunci penting. Sampai dengan saat ini belum terungkap siapa yang bakal memerankan musuh Black Widow, yaitu Taskamasker. Namun mengutip dari CNN Indonesia, diketahui aktor O-T Fagbenlem dan William Hurt akan bergabung dalam proyek yang mana disutradarai oleh Cate Shortland itu.

Black Widow sendiri pertama kalinya muncul dalam film Iron Man (2010), kemudian ia beruntun tampil di The Avengers, Captain America: The Winter Soldier, Avengers: Age of Ultron, Captain America: Civil War, Avengers: Infinity War, dan ia diceritakan tewas dalam film terakhir Avengers, Avengers: Endgame.

Marvel Akan Rilis Seri Komik Black Widow Baru

Marvel Entertainment juga akan merilis seri komik Black Widow baru menjelang perilisan film yang dibintangi oleh Scarlett Johansson itu. Dilaporkan dari CNN Indonesia, komik ini rencananya akan rilis sebulan lebih awal dari film yang akan tayang Mei 2020 ini. Komik itu ditulis oleh Kelly Thompson. Illustratornya sendiri adalah Elena Casagrande.

Isi komiknya akan melihat berbagai musuh Black Widow yang mana kembali mengancam mantan mata-mata siper dengan sesuatu yang diklaim “bahkan lebih kuat dari kematian totobet.” Garis cerita ini dirasa bakal lebih masuk akal mengingat Natasha Romanoff sudah tewas terbunuh dalam kisah Secret Empire 2017 yang mana setahun kemudian di miniserinya Tales of Suspense.

Sejak kebangkitan itu, kemudian karakter iytu hadir dalam 2 miniseri yang terpisah dan keduanya lalu diterbitkan tahun lalu yaitu: Black Widow dan Web of Black Widow. Kedua miniseri itu sekaligus jadi yang terakhir dari seri sejarah kisah awal Natasha sebagai mata-mata.

Seri komik teranyar ini bakal jadi kali pertamanya karakter itu membintangi seri terbuka sejak tahun 2016. Proyek terbaru ini pasalnya juga bakal jadi seri buku komik keempat dengan judul Black Widow dalam 10 tahun terakhir.

“Natasha telah bertarung dengan begitu banyak penjahat selama bertahun-tahun lamanya, namun ia tidak pernah memiliki penjahat yang pasti dalam hidupnya. Namun sekarang kita membawa masa lalunya kembali untuk menghantuinya, untuk berbicara dengan Red Guardian,” ujar CB Cebulski yang bertindak sebagai pimpinan Marvel Entertainment.

“Apa yang dilakukan Kelly Thompson, menyatukan semua elemen menakjubkan dari masa lalu Black Widow untuk membawanya di masa depan, menjadikannya komik yang mesti dibaca di tahun 2020.”

Film Black Widow sendiri rencananya akan tayang di Amerika Serikat pada tanggal 1 Mei 2020.