Kenedy; Perpindahan Pinjaman Newcastle ‘Mimpi Jadi Nyata’

Setiap pemain sepakbola tentu memiliki jalan karir masing-masing.Ada yang berjalan sesuai dengan harapan, ada yang masih terus berjuang untuk berkarir sesuai keinginan.Terkadang, ada juga kesempatan yang diberikan sesuai dengan impiannya selama ini, walaupun kesempatan itu singkat.Ya, Kennedy yang baru saja dipindahkan dengan status pinjaman ke Newcastle merasa sangat beruntung karena kepindahannya tersebut, walau sebagai pinjaman merupakan impian yang menjadi kenyataan.

Mimpi Menjadi Kenyataan

Gelandang yang kini berusia 21 tahun itu tiba di Tyneside pada tanggal 23 Januari kemarin saat penandatanganan bursa transfer Januari pertama Newcastle. Ini menjadi salah satu kesempatan terbaiknya untuk membuktikan kepada sepakbola dunia bahwa dirinya akan menjadi pemain yang berbakat. Ya, bermain bersama Newcastle, walau dengan status pinjaman bisa menjadi batu loncatan dirinya untuk berkembang lebih jauh lagi.

Bahkan, gelandang tersebut tidak bisa menyembunyikan ekspresi kegembiraannya saat dia resmi membela Newcastle.Dia berkata: “Ketika saya masih kecil, saya biasa bermain domino qiu qiu dengan teman-teman di jalanan dan saya selalu bermimpi berada di klub seperti ini.Dan sekarang mimpi itu menjadi kenyataan.”Itulah kenapa, kepindahannya ke Newcastle dianggap sebagai mimpi yang menjadi sebuah kenyataan.

Dia melanjutkan; “Ini adalah saat yang sangat penting dalam karir saya dan saya berharap bisa melakukan yang terbaik. Saya di sini untuk belajar dan menunjukkan potensi saya, tidak hanya potensial, tapi saya bisa melakukan sesuatu di masa depan.” Bukan tidak mungkin memang jika setelah ini karirnya justru akan gemilang. Semua tergantung dari bagaimana usaha dan kerja kerasnya selama di Newcastle.

Sebelumnya, Kenedy juga mendapat kesempatan besar saat Chelsea membayar Fluminese sebesar £ 6,3 juta untuknya pada bulan Juli 2015, meskipun kemudian waktunya Stamford Bridge terbatas. Saat itu, dia telah melakukan tindakan yang pada akhirnya membuat dirinya dikenai sanksi FA.Dia diberi peringatan resmi oleh FA atas komentarnya di media sosial yang juga membuatnya dikirim pulang dari tur pra-musim Chelsea di China.

Idolakan Pemain Besar

Ada yang mengatakan jika Kenedy merupakan pemain dengan karakter yang penuh warna.Dia memiliki serangkaian tato di tubuhnya dimana salah satu tato tersebut berbunyi, “Maafkan aku, ibu, untuk hidupku yang gila”. Entah apa maksud dari tato tersebut, tetapi sepertinya memiliki arti yang sangat dalam tentang masa lalunya atau kerinduannya terhadap ibunda tercinta.

Kenedy mulai belajar sepak bola dengan bermain bola di jalan-jalan di negaranya Brasil, tapi dia juga mengungkapkan bahwa dia harus berkorban sejak dini untuk bisa bermain sepakbola.Dia bercerita; “Saya pulang ke rumah pada usia delapan atau sembilan tahun.Paman saya adalah manajer saya, dan dia memberi saya kesempatan untuk bermain untuk Fluminense.Kemudian, saya pindah ke Eropa ketika berusia 19 tahun.

Dia melanjutkan mengenang masa lalunya; “Saya pindah dari Santa Rita do Sapucai, sebuah kota di pedesaan di Minas Gerais, ke Rio de Janeiro, sekitar 300 mil, kurang lebih sama dengan Newcastle ke London.” Ketika ditanya apakah dia takut dengan tindakannya karena pindah dari rumah pada usia tersebut, dia menjawab: “Tidak, tidak apa-apa, tidak masalah bagi saya.”

Menariknya, pemain asal Brazil tersebut memiliki sejumlah pemain besar yang menjadi idolanya. Dia tumbuh sebagai pemain sepakbola yang mengidolakan pemain bintang seperti Adriano, Romario dan Ronaldo, dan mengakui beberapa pengetahuannya tentang klubnya saat ini berasal dari trilogi film Goal, di mana seorang pemain muda dari Los Angeles mendapat jeda besar di Newcastle.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *