Asian Games 2018, Ada 29 Negara Jadi Peserta Cabor Sepakbola

Sudah menjadi rahasia umum jika sepakbola adalah olahraga favorit banyak orang di dunia. Tak heran dalam ajang olahraga terbesar di benua Asia yakni Asian Games 2018, sepakbola jadi cabor paling dinantikan. Bahkan dalam event yang kali ini digelar di Jakarta-Palembang itu, sepakbola sudah memastikan akan ada 29 negara yang menjadi peserta. Jumlah ini sama dengan peserta cabor sepakbola di Asian Games 2014.

 

Gatot Dewa Broto selaku Wakil Ketua II INASGOC tak menampik jika sepakbola memang jadi cabang olahraga paling diantisipasi. Untuk gelarannya tahun 2018, Komite Olahraga Indonesia dan INASGOC lah yang menentukan negara-negara mana yang akan ikut serta jadi peserta. Meskipun begitu, Gatot masih belum mau membocorkan negara mana saja yang akan ikut serta, seperti dilansir Indosport.

 

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sendiri sudah memasang target Timnas Indonesia mampu menembus empat besar hingga mencapai babak semifinal Asian Games 2018. Sebagai tuan rumah, kontingen Indonesia memang digenjot untuk memperoleh banyak sekali medali emas. Target pun dipasang supaya Indonesia mampu berakhir di posisi kelima dalam klasemen akhir Asian Games 2018.

 

Kejar Prestasi, Jadwal Timnas Indonesia 2018 Padat

 

Demi mengejar prestasi, PSSI pun langsung memberikan jadwal padat untuk Timnas Indonesia. Salah satu yang begitu dinanti adalah pertandingan Timnas U-23 hari Minggu (14/1) melawan Islandia. Pertandingan persahabatan ini akan jelas memperlihatkan seperti apa kemampuan anak asuh Luis Milla. Apalagi Timnas Judi bola Islandia senior berstatus sebagai salah satu peserta Piala Dunia 2018 yang membuat ajang uji coba semakin bergengsi.

 

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), diperkirakan akan ada puluhan ribu penonton yang berbondong-bondong hadir. Mengingat SUGBK memang sudah lama sekali absen dalam pertandingan sepakbola karena renovasi panjang jelang Asian Games 2018. Sehingga pertandingan Indonesia melawan Islandia akan jadi kali pertama stadion termegah di Indonesia itu digunakan lagi.

 

Setelah melawan Islandia, jadwal ujicoba Timnas pun tak terhenti mulai dari Februari, Maret, Mei, September, Oktober dan November. Tak hanya U-23, punggawa Timnas yang lebih muda yakni kategori usia U-16 dan U-19 juga bakal terlibat dalam turnamen penting di level Asia. Di mana kedua event itu bisa menambah peluang Indonesia ke ajang Piala Dunia, asalkan lolos ke babak semifinal.

 

Yang menarik, Indonesia rupanya juga akan menjadi tuan rumah ajang Piala AFF Wanita pada Mei 2018. Cuma berselang satu bulan saja, Timnas Wanita U-15 akan ikut serta di Piala AFF Wanita U-15. Sementara itu jelang tutup tahun, giliran Timnas senior yang akan turun dengan berjibaku di ajang Piala AFF 2018 pada bulan November-Desember mendatang.

 

Cabor Potensi Emas Selain Badminton di Asian Games 2018

 

Padatnya jadwal Timnas berbagai kategori usia ini memang tak lepas dari target yang dicanangkan pemerintah. Olahraga memang menjadi fokus bersama kontingen Merah Putih jelang Asian Games 2018. Demi memenuhi target, Tim Verifikasi yang dibentuk oleh Kemenpora sudah merekomendasikan 16 dari 40 cabang olahraga yang berpeluang meraih medali emas.

 

Adhi Purnomo selaku Ketua Tim Verifikasi menyebutkan kalau selama ini memang ada dua cabor yang jadi tumpuan utama meraih emas. Kedua cabor itu adalah atletik dan bulutangkis yang memang sudah memiliki banyak atlet kategori elit internasional dan regional. Namun selain itu beberapa cabor yang digadang-gadang bisa sumbang emas adalah bowling, jetski, panahan, wushu dan karate.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *